Gema Selawat di Masjid Baitul Muttaqin, Puncak Peringatan Maulid Nabi Berlangsung Penuh Kekhusyukan
Kegiatan

Gema Selawat di Masjid Baitul Muttaqin, Puncak Peringatan Maulid Nabi Berlangsung Penuh Kekhusyukan

15 September 2026
JEPARA, RUANG UPDATE - Puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan pada Senin (24/08/2026) berlangsung dengan khusyuk dan penuh makna. Bertempat di Masjid Baitul Muttaqin, acara ini menjadi wujud nyata kolaborasi dan sinergi yang harmonis antara warga Desa Wanusobo bersama panitia mahasiswa Polibang Mengabdi 2026. Kegiatan keagamaan yang dipandu oleh Nuril Anwar sebagai pembawa acara ini dihadiri oleh jemaah warga setempat yang antusias mengikuti seluruh rangkaian dari awal hingga selesai.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, disusul dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an oleh M. Iffan Alawi yang menghadirkan suasana tenang dan syahdu di tengah para jemaah. Setelah itu, acara berlanjut pada sesi mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh KH Mustamir Wildan. Pada sesi pencerahan rohani ini, para jemaah diajak untuk kembali merenungkan dan meneladani akhlak mulia serta perjuangan Rasulullah agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Inti dari peringatan mencapai puncaknya pada sesi pembacaan kitab Maulid Nabi yang dirangkai dengan prosesi mahalul qiyam. Suasana semakin semarak dengan iringan grup Rebana dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik Polibang. Seluruh jemaah yang hadir berdiri serentak melantunkan selawat dan salam dengan penuh penghayatan, menjadikan gema selawat di dalam masjid sebagai cerminan kecintaan yang mendalam kepada Nabi Muhammad SAW.

Menjelang akhir acara, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil bersama yang dipimpin langsung oleh KH Subaidi. Rangkaian peringatan agung ini kemudian disempurnakan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh KH Mukhtar. Melalui kolaborasi keagamaan ini, kegiatan ditutup dengan harapan agar limpahan keberkahan senantiasa menyertai masyarakat dan ikatan persaudaraan antara kampus dan warga Desa Wanusobo semakin erat terjalin.